"Bro, coba dong kirimin foto yang tadi.. Kirim ke whatsapp gue ye", sahut salah satu sobat gue pas lagi di jalan.

Zaman sekarang, segalanya emang jadi serba praktis. Buat ngirim foto, ga perlu lagi kita duduk sebelahan sambil nempelin handphone kayak zaman-zaman infrared tenar dulu. Sekarang mau pake facebook, twitter, bbm, whatsapp dan seabrek media lainnya pun metodenya tetep aja sama. Tinggal pilih, lalu kirim deh. Ga mesti sebelahan, ga mesti nunggu lama. So simple.


Dengan pesatnya perkembangan teknologi dewasa ini, sebuah perangkat kecil bernama smartphone sepertinya sudah menjadi bagian terpenting dari hidup kita. Semua yang kita mau dapat kita akses secara langsung dari layar, tanpa harus mengeluarkan banyak keringat dan usaha. Mau baca koran, bisa. Nonton televisi, bisa juga. Bahkan saban sekarang henpon pun bisa dipake buat sistem pembayaran lho. Wow.

Akan tetapi, kemajuan teknologi ini tentunya ibarat pisau yang bermata dua. Di satu sisi memudahkan, tapi disisi lain menghadirkan pula sejumlah mahabarata.. eh, maksud gue marabahaya. Ya, sadarkah kalian bahwa kita hidup dimana segalanya menjadi terlalu mudah untuk dilakukan. Dan ibarat pepatah, if it goes too easy, something is wrong. 

Jadi, sadarkah kalian bahwa selama ini ternyata. . .




1. Teknologi Membuat Kita Menjadi Makhluk Yang Autis

Apa yang dulu kita lakukan saat mereka berkumpul bersama teman-teman? Yang pasti, bercanda dan tertawa bersama. Kita akan menghabiskan waktu sore hari untuk berkumpul di lapangan sepak bola, menghasilkan goal demi goal dengan gawang yang ditandai dengan sepatu atau sendal. Tidak ada wasit yang mengatur pertandingan. Kita baru boleh berhenti saat adzan maghrib telah berkumandang. Wow, indahnya masa-masa itu..




Apa yang dilakukan oleh generasi masa kini saat berkumpul? Kebanyakan dari mereka hanya terpaku pada layar handphone mereka masing-masing. Ada yang liat timeline, update status, maen Clash Of Clans, Argggh.Coba deh, kalian ngumpul tapi ga bawa handphone. Pasti cuma bisa diem melongo, yekan.

Inilah dampak negatif teknologi yang pertama. Mampu mendekatkan yang jauh, tapi juga mampu menjauhkan yang dekat dengan seketika. 






2. Teknologi Membuat Kita Menjadi Lupa Waktu.

Zaman sekarang, hampir semua games itu menyajikan grafis mantap serta detail yang menawan. Karakter yang muncul di games bisa dikatakan sudah 75% mirip seperti detail aslinya. Namun yang jadi masalah disini, dengan menjamurnya berbagai platform dan genre games, tentunya ada dampak negatif yang kita tanggung. Yaitu : lupa waktu.

Dengan sistem game online yang tidak bisa di-pause dan meninggalkan permainan sama dengan kalah, tentunya ga aneh kalo sebagian besar orang bisa total lupa banget ama waktu kalo udah di depan komputer. Kalo kalah, bawaannya penasaran pengen nyoba lagi. Tapi begitu menang, kita pasti nambah penasaran lagi, mau nyobain level yang lebih gede. Akhirnya lupa makan, lupa mandi, lupa segala-galanya.

Mangkanya, udah berkali-kali terjadi kejadian dimana orang sampe meninggal waktu maen game. salah satunya adalah video orang taiwan berikut ini : hii...


Mangkanya, kita ga boleh kebablasan sama ama yang namanya teknologi game online men..




3. Teknologi Menyebarkan Sesuatu Yang Bodoh Dengan Cepat

Masih inget dengan kejadian meninggalnya komedian ternama, Olga Syahputra kemarin? Hanya sehari berselang, publik twitter langsung heboh dengan hashtag #RIPFarhatAbbas sebagai bentuk respon atas sejumlah tweet farhat abbas yang melecehkan mendiang Olga Syahputra.

Hey, ini apa-apaan. Orang masih hidup kok dibilang mati? Mungkin begitu kata orang-orang luar mengenai hashtag yang ramai di publik twitter ini.

Itulah salah satu efek teknologi yang mampu menyebarkan hal bodoh dengan cepat. Zaman sekarang, untuk menjadi terkenal itu ga mesti punya yang namanya skill dan usaha yang berat. Cukup lakukan sesuatu yang kontroversial, lalu sebarkan di socmed. Pasti deh langsung jadi terkenal. betul ga?

So for you guys all yang baca tulisan ini, please.. Stop making stupid people famous!
Jangan bikin orang yang bodoh menjadi terkenal dengan mudah..




4. Teknologi Membuat Kita Banyak Bicara, Sedikit Aksi

Pernah ga kalian buka facebook, lalu membaca sebuah status bergambar anak kecil atau orang tua yang begitu miris. Lalu begitu heroiknya yang bikin status ini menulis, "1000 like= 1000 doa". Ini logikanya dimana coba?

Emangnya dengan nge-klik tombol like ini, lantas bakal ada duit gepokan jatuh dari langit tepat di hadapan mereka? ngga kan. Kalo emang mau ngasih bantuan mbok ya kasih aja informasinya, lalu alamatnya. Gue yakin ko, orang Indonesia itu bae-bae. Pasti langsung ada yang datang memberi bantuan ke si anak atau ibu itu.


Nah ini juga nih dampak negatif teknologi zaman sekarang. Kalau terjadi sesuatu, yang diutamakan itu adalah dokumentasi, lalu sebarkan. Padahal kalo kita pake logika yang bener, dimana-mana kalo ada orang yang kesusahan ya ditolong lah. Bukan di foto terus dijadiin status.
Mangkanya ga salah kalau ane bilang, generasi zaman sekarang itu talk more, do less..




5. Teknologi Merubah Kita Menjadi Makhluk Manja

Pernah nonton film Wall-E?

Film animasi buatan disney ini diceritakan bahwa dengan kemajuan teknologi yang terjadi, manusia bisa melakukan segalanya dengan instan. Mau ganti baju tinggal pencet tombol, mau ngobrol pake nya video call, terus pesen makanan pun tinggal ngeprokin tangan. Hmm.. lantas apa yang terjadi?

Manusia akhirnya tak mampu lagi untuk berdiri. Ketika mereka terjatuh, harus ada robot untuk membantu membangunkan mereka. Bahkan, mereka lupa gimana caranya berinteraksi secara langsung. Lha gimana, wong segalanya bisa diakses dari layar toh?

Cerita yang terjadi di film Wall-E ini mungkin ada benarnya juga. Sekarang, kita udah berubah menjadi makhluk yang manja. Yang maunya serba instan.


Coba kita flashback ke zaman dulu, dimana teknologi di bidang transportasi dan telekomunikasi belum sehebat sekarang. Orang-orang rela berjalan kaki sekian puluh kilometer untuk sampai ke sekolahnya. Mau mandi aja, mesti nimba aer dulu. Mangkanya ga aneh, kalo orang zaman dulu umurnya panjang-panjang dan jaraaang sekali sakit.




6. Teknologi Memperpendek Umur Kita

Tahukah kalian, konsumsi mie yang berlebihan dapat meningkatkan resiko kanker?

Kenapa? Karena mie instan mengandung Monosodium Glutamate atau MSG. Ni asal kalian tau ya. Mengkonsumsi MSG sebanyak 12 gram per hari dapat menimbulkan gangguan lambung, gangguan tidur dan mual-mual. Bahkan beberapa orang ada yang mengalami reaksi alergi berupa gatal, mual dan panas. bukan hanya itu saja MSG juga dapat memicu hipertensi, asma, kanker serta diabetes, kelumpuhan serta penurunan kecerdasan. serem kan, hii..

Nah, inilah salah satu efek dari perkembangan teknologi di bidang makanan. Semuanya memang menjadi serba cepat, instan serta tahan lama. Akan tetapi, dibalik itu semua ternyata ada berbagai zat kimia yang mengancam kesehatan kita setiap hari. Mangkanya, orang generasi sekarang umurnya ga sepanjang orang dulu. yaa.. gaya hidup juga lah yang menentukan.




7.Teknologi Membuat Kita Menjadi Generasi yang Idiot

Dengan seluruh penjabaran yang udah gue jelasin di atas, sepertinya prediksi albert einstein yang satu ini sama sekali ngga salah. Suatu saat nanti teknologi akan melebihi interaksi manusia, dan dunia akan memiliki generasi yang idiot. Kenyataannya : kita memang sedang berada di zaman smartphone dengan stupid user. 


Teknologi sepertinya sudah mengambil sejumlah usaha kita dalam mencari hal yang baru. Segala sesuatu kini dapat kita cari dengan mudah dengan mengandalkan keyword. Makanya ga aneh, kalo perlahan ya otak kita juga akan mengalami degradasi. Wong.. semuanya bisa kita cari dengan mudah ko. Hii... Mau ga jadi idiot? gamau kan. Mangkanya.. kurangi penggunaan internet dari sekarang!




Nah, Sebagai bonus nih.. gue kasih kalian sejumlah renungan. Peraturannya simple, cukup jawab pake hati nurani yang dalam sebagai seorang manusia! Oke!


Pertama.
Mana yang lebih utama saat kalian sedang liburan?





Kedua.
Apa yang seharusnya kalian semua lakukan saat sedang berkumpul bersama dengan teman-teman?



Ketiga
Mana yang lebih seru? game online dibawah ini..

Atau.. game tradisional seperti ini..


Terakhir.
Apa pendapat kalian tentang berita ini?
Courtesy : Hipwee.com



Nah, udah cukup belom renungannya nih. hehehe
Intinya adalah, kita memang memerlukan teknlogi. Tapi sebagai manusia, jangan sampai kita jadi makhluk yang ketergantungan teknologi. Karena sesungguhnya, dibalik ketidak praktisannya, alam dan seluruh kehidupan alaminya mampu memberi berbagai hal yang jauh lebih baik ketimbang apa yang telah diciptakan manusia sendiri. So, hargailah alam bro :)

Ada yang mau nambahin?

"Eh, ati-ati broh, bentar lagi bakalan razia gede-gedean", sahut salah satu temen kantor gue dengan nada serius.

Ngedenger informasi begitu gue langsung kalang kabut. Gue langsung buka dompet, ngecek keberadaaan surat-surat motor yang gue pake. SIM, Ada. STNK, Ada. Akte lahir, lah buat apaan? -_-

Entah kenapa rasanya freak banget gitu kalo denger kabar bakal ada razia motor. Gatau kenapa kita tuh udah terlalu paranoid sama oknum polisi yang selama ini nilang cuma demi kepentinggan pribadi. Jadi kebiasaan deh kitanya, tiap kali diberhentiin polisi bawaannya pasti langsung ngeluarin duit damai. Padahal mah kitenye belon tentu salah.

Noted tuh bro : 1 s/d 21 April 2015

Buat anak kosan macem gue, ngeluarin duit buat damai di tempat maupun sidang di polres itu sama aja. Sama sama bikin syedih :'(. Seharusnya bisa buat makan dua hari, eh malah dipake buat bayar polisi. Kurang sedih apa coba. Untungnya, sebagai anak kos senior, gue udah punya sejumlah tips nih biar elu bisa selamat dari razia polisi. Dan gue yakin, ini total anti-mainstream men! 

Penasaran? yo check this out!



1. Pacarin anaknya ketua kapolri
Tatap foto ini, bayangin dia adalah mertua lu.
Tingkat Keberhasilan : 60%
Tips paling pertama adalah : lu coba deh pedekate sama anaknya kapolri, Badrudin Haiti. Kalo misalnya bisa sukses sampe jadian, lanjut pasang dah tu status relationshipnya di facebook. Abis itu, lu bikin kaos yang bertuliskan "Saya Anaknya Ketua Kapolri, Jangan Berani-berani Nilang Saya. Ga Percaya, Kepoin Facebook Saya". Nah, kalo udah begitu gue jamin lu bakal aman dari razia polisi broh.
Catatan : tips ini ga ngefek kalo lu kena razianya pas acara NET 86 yang disiarin live.



2. Minjem motornya Kamen Rider Agito
Gagah ye, tapi tetep aje.. gada plat nomernya.
Tingkat Keberhasilan : 70%
Kenapa mesti motornya kamen rider agito? karena motor ini keren, men! Dalam kondisi kepepet, motor ini bisa berubah form jadi kayak skateboard terbang kaya gini nih :

Sebenernya gue ga ngerti ini motor cara ngegasnya gimana -_-
 Kalo fitur kayak begini udah lu aktifin, berarti lu bakal leluasa dah tuh terbang ngelewatin razia polisi. Cuma sebelumnya pastiin dulu, jangan sampe ada Kotaro Minami nyempil di kerumunan polisinya. Soalnya kalo sampe ketauan, bisa-bisa lu dilaporin ke SPKRSD alias Satuan Pusat Kamen Rider Seluruh Dunia dengan tuduhan penyalahgunaan fasilitas kamen rider. Hiii atut..



3. Pake Jetpack

Tingkat Keberhasilan : UNKNOWN (BELON NYOBA)
Salah satu alternatif anti-mainstream yang bisa lu coba adalah, pake jetpack. Gimana caranya? Tinggal ambil stick, terus pencet deh Panah Kiri, Panah Kanan, L1, L2, R1, R2, Panah Atas, Panah Bawah, Panah Kiri dan Panah Kanan. Langsung deh, lu dapet jetpack. Gampang kan!
Abis itu lu tinggal terbang deh.. ngelewatin kerumunan polisi yang ngerazia. Gue jamin, tu polisi pasti cuma bisa bengong, ngeliatin elu dari bawah. Eh tar dulu, ini gue dunia nyata apa bukan si? Gue udah bangun dari mimpi belom si? *nampar pipi sendiri*



4. Berubah jadi Ghost Rider

Tingkat Keberhasilan : 85%
Kalo ketiga cara di atas belom berhasil juga, lu bisa cobain nih metode yang lumayan ekstrim.Caranya, lu samperin Mephistopheles (sejenis iblis), abis itu lu bikin perjanjian lah sama dia. Setelah lu sukses bikin kesepakatan, maka secara otomatis lu akan berubah jadi ghost rider, men!
Kalo lu udah jadi ghost rider, polisi manampun pasti bakal kalang kabut begitu liat lu. Seru kan. Cuman sayangnya cara ini ada dampak buruknya. Yang pertama, muka lu berubah jadi tengkorak. Kedua, lu mesti ati-ati takutnya ada nanti polisi bawa backingan ustadz.  

Dirukyah dah entar..



5. Naek Invisible Car nya Mermaid Man & Barnacle Boy
Tingkat Keberhasilan : 97%
Cara terakhir yang menurut  gue paling efektif dan efisien adalah, lu minjem mobil invisible nya Mermain Man & Barnacle Boy. Gue yakin, sebagian orang yang baca poin kelima ini pasti matanya langsung nyinyir, muka nya langsung ngasih tatapan unbelieve. "Ah, apaan si. Itukan cuma kartun!"

Eittss.. kata siapa? nih kalo ga percaya nih gue kasih buktinya :

Bener kan.. mane gue boong si
Tentunya ada lah ya alasan kenapa lu mesti minjem mobil invisible ini. Menurut gue, kalo mobilnya ga keliatan, berarti SIMnya juga ga keliatan dong. Jadi pas ada razia gue bisa ngeles begini :

Polisi : Selamat siang.. bisa tolong tunjukkan SIM dan STNK nya.
Gue : Selamat siang.. inih silahkan dicek pak. *nyodorin tangan kosong*
Polisi : Lho, ini apaan ko kosong?
Gue : Kan mobilnya ga keliatan pak, SIM STNK nya juga ga keliatan dong
Polisi : Oh iya yah.. pinter juga kamu. Yasudah, karena kamu pinter, kamu saya daftarin ke Dangdut Academy Indosiar.
Gue : Hah?? Beneran pak?? Ya ampunn.. makasih pak. bapak bae banget deh. *peluk mesra*

Oke-oke stop stop. Gue rasa kalo dilanjutin dialognya bakalan semakin ngawur. Pokoknya sekarang mending lu ke laut, cari spongebob dan kawan kawannya biar bisa minjem invisible car.


...


Nah, itu dia tuh kelima tips dari gue biar aman dari razia polisi. Cukup ilmiah kan. *pasang muka bangga*
Kalo dari lu sendiri gimana? punya tips & trick sendiri? atau seringkali apes kena razia polisi? Gue tunggu komentar lu semua dibawah ya guys! :)

Posisi drummer dalam sebuah band, kalo menurut gue adalah posisi yang paling susah dan cuma orang-orang expert yang bisa ngelakuinnya. Bukan apa-apa, kalo band itu ibarat sebuah kereta, maka drummer itu adalah masinisnya. Dia yang ngatur ni kereta mau ngebut apa mau nyelow, ke mau stasiun senen apa mau stasiun gambir, mau nyari gebetan apa balik ke mantan (lah ngapah kesitu).

Yah intinya, seperti yang gue ibaratin tadi, sebuah band ga bakal punya cita rasa kalo drummernya acakadut, gedebak-gedebuknya ga karuan. Sehebat apapun vokalis, melodist dan bassistnya tetep ajaa ntu band ga bisa dinikmati. Mangkanya, sosok drummer dalam sebuah band itu biasanya hampir sama aya vokalis. Karakternya susah buat tergantikan, Men..

Kalo ga percaya, coba aja liat Avenged Sevenfold yang pernah ditinggal mati sang drummernya, Jimmy 'The Rev' Sullivan. Walaupun sekarang mereka udah dapetin drummer baru yaitu Arin Ilejay, karakter musik yang dibawain jadi jauh berbeda. Gue ga ngerasain lagi ada dentuman drum yang njeliwer kaya lagu 'Beast and The Harlot'. Ga ada lagi teriakan khas ala The Rev waktu doi bawain lagu berjudul 'A Little Piece of Heaven'. Avenged yang sekarang jadi total selow banget, beda banget ama yang dulu..

Dan itulah salah satu bukti, kalo karakter seorang drummer begitu vital dalam sebuah band..

Oke, udah cukup lah 3 paragraf intro nya. Gue mau ngasih tau aja nih, bahwa post gue kali ini adalah post pertama gue dalam rubrik Kenali Tokoh. Semacem sesi wawancara bebas sebebas-bebasnya gitu lah broh. Intinya sih, disini gue bakal nginterview secara khusus sejumlah tokoh yang fenomenal dan inspiratif buat lu semua.



Kali ini gue dan segenap crew Fajarwalker.com yang berberanggotakan gue sendiri. Dapet kesempatan khusus ngewawancarai sesosok pria berumur 30 taunan bernama Zaini Arasid. Siapakah dia? Seberapa penting sih buat diwawancara? Eitttss.. jangan maen-maen lu. Asal lu tau ya, doi adalah drummer dari salah satu band paling terkenal di dunia trash metal, Speedkill!! 

Ha.. masih ga kenal ama yang namanya Speedkill? Gue gamparin lo sekarang.

Nah, bicara soal ngedrum. Bang Zaini Speedkill ini tentunya udah punya segudang pengalaman. Secara, doi drummer trash metal men! Udah khattam lah doi ama yang namanya nggedebak gedebuk. Jangankan double pedal, kemaren gue liat aja doi latihan pake 10 pedal tuh. Tiap jari kakinya megang pedal sebiji. Apa kaga kurang sakti tuh.




Selamat pagi Bang Vijay! Apa kabarnya gini hari?

Yaah, coli-coli dikit Alhamdulillah, masih dikasih nafas..

Asik.. Segerr bener bang kaya mamah dedeh. 
Bang Vijay, ni selain ngedrum saat ini lagi sibuk ngapain?

Ane.. lagi pembenahan diri nih. Selain ngegebuk drum, ane juga gebukin orang bekerja di salah satu perusahaan IT terkemuka di jakarta.

Oke stop-stop bang. Kalo urusan itu ane ane gamau nanya. Soalnye kudu ada fee dari perusahaan. Hahaha

Hahaha. siap... siap...

Ni ane mau nanya nih. Awal mula lau ngegebuk drum itu pas umur berapa tuh. Itu apa lau baru lahir langsung dikasih setik drum ama babeh, apa gimana tu?

Jadi.. waktu itu ane brojolnye disodok pake stik drum ama babeh! (sewot). Astagfirullah.. Kaga, kaga. Jadi ane tuh pertama kali ngegebuk yang namanya panci, itu pas umur 6 taun.

Oo.. jadi berawal jadi panci ya?

Iye, panci punya nyokap kita gebuk-gebuk sampe bopeng. Ampe kite dimaki-maki, mau disirem aer panas ama nyokap gara-gara tu panci jebol. Dari situ, ane udah mulai nyoba-nyoba tuh. begitu masuk SMP ane makin mateng dah tuh. Belajar maen-maen drum.. Sempet juga ane les di Farabi.

Farabi apaan bang?

Farabi tempat les drum, Goblok!
Tempat musik. Tempat ngeles.. biar disangkain orang-orang kaya. haha

(Njirr.. baru pertama gue nih nginterview dibilang goblok -_-)
Awal mulanya bisa jadi personil speedkil, tu pegimana bang? kan SMP udah mulai jago tuh. Nah, itu langsung ketemu Speedkill apa gimana?

Ga jago-jago juga kali SMP. Kaki aja kite ga nyampe ngijek pedal drum. Ah ente.. bikin pertanyaan suka tolol. (sewot lagi)
Jadi kite ketemu Speedkill tu awalnya taun 99. Di salah satu taman di Jakarta Pusat bernama Taman Suropati. Nah disitu tuh, awal mula Speedkill terbentuk tuh disitu bro.

Bisa disebutin ga tuh, dulu personilnya Speedkill siapa aja bang?


Hmm.. banyak banget dah. Ganti-ganti personil. Cuman yang aslinya tuh cuma gua, sama vokalis gua Danang Prihantoro alias Unbound. Itu doang berdua.
Yang laennya si banyak banget pergantian. Biasa lah, kalo band-band besar kan gitu bro. Kalo ga ada pergantian namanya bukan band besar. Jadi harus ada lah transisi masing-masing personil. Dulu aja ane sempet tuh keluar. Ada lah sekitar setahunan..

Oh sempet keluar juga bang. Kapan tuh bang?

Tahun dua ribu... Ane lupa lah tuh. Pokoknya, pas dulu ane numbuh *sensor* lah tuh. hahahaha
Jadi, sempet keluar karena ane dulu sakit. Setahun lah ane total lepas dari dunia musik. Trus tiba-tiba Danang, vokalis speedkill maen ke rumah ane. Nanyain kabar, ngobrol-ngobrol seru sampe akhirnya ane masuk lagi tuh pas taun.. berape dah kan ane lupa juga.
Nah dari situ tuh ane terus ngedrum bareng speedkill sampe sekarang..




Nah selama lau absen itu, ada drummer pengganti apa speedkill ikutan vakum bang?

Ada, additional playernya. Cuma gatau kenapa mereka ga terlalu sreg ama permainannya.
Mungkin karena gue ganteng kali ya. hahaha

Yah terserah dah -_-"
Bang, yang namanya manusia kan pasti ga sempurna yekan. Pasti ada aja lah ya kekurangan atau salahnya. Nah, lau sendiri pernah ga, ngelakuin kesalahan atau trouble apa gitu waktu manggung?

Kalo manggung.. lha setiap manggung pasti salah bos! Kite emang kaga pernah bener..
Ada aja ye yang namanya kepeleset, trus ane pura-pura kakinya kram nah tu sering tu. Saking ane udah toku (baca: tua) kali ya. Jadi tadinya mesti bawain sepuluh lagu sampe sebelas lagu. Eh, begitu enam atau lima lagu ane udah berenti.
Alesannya, "Duh, kaki kite kram bos!". Padahal mah kite nye ngap-ngapan.

Bisa diceritain ga bang, salah satu momen terbaik bersama speedkill?

Waktu di bali tuh. Kita lagi ngelaunching album kedua. Begitu manggung, ternyata yang nonton tuh banyak banget orang-orang dari luar negeri. Salah satunya ada tu dari negeri jepang. Nah, trus ane waktu itu ane sempet tuh diwawancarain sama media jepang. Lah, ane sih ngerti tuh bahasanya bos?


Hahaha.. yah lo jawab aje bang. Arigatou, dah kelar urusan.
Kalo boleh tau ni, lau punya drummer idola ga bang?

Drummer idola ane adalah Anton Sheila On Seven. Kenape anton?
Coba deh ente liat dah kalo anton lagi ngedrum. Ntu komuknya (baca: mukanya) adem banget kaya embun pagi. Ane suka tuh mingkem-mingkemnya tuh. kaga ada hembusan moral apapun di mukanya tuh. Biarkate gedebak gedebuk tetep aja santai tu orang.

Ya beda lah bang. kalo die kenapa bisa begitu, soalnye perutnya belom maju..
Oh iye bang, boleh minta bocoran ga. Kapan nih jadwal speedkill manggung lagi?

Kalo manggung sih kite belom ada jadwal. Tapi kalo kerjaan Speedkill yang paling besar di 2015 adalah, bikin album yang ketiga.  Karena kan kita udah lama banget nih vakum. Semenjak rilis album kedua kite udah vakum, gada lagi jadwal. Sekarang orang-orang udah mulai pada nanyain ni, apa udah bubar tapi kok merchandisenya masih banyak.
Mangkanya kita berempat konsen banget nih buat bisa ngerilis album yang ditunggu-tunggu sejagat raya bro. Minggu ini hari Sabtu tanggal 3 April kita bakal rekaman tuh. Proses penggarapan album kurang lebih sebulan dua bulanan lah.

Mantaappp. Pokonya ane mah nungguin kaset gratis aja lah ye.

Jangankan kaset bro, tu stik drum gue kasih dah. Gue getokin ke pala lu.

Galak amat bang.. *lapor ke komnas HAM*
Dah penutup aja nih yah. Seiring waktu berlalu, pasti bakal banyak nih yah bermunculan band-band metal baru lainnya. Nah, sebagai senior nih, lau ada pesan-pesan ga?

Buat band band baru. Sebenarnya sih kalo di jalur trash metal gini ga akan bisa ngebuat elu jadi hidup mewah, kecuali dari keluarga lu udah kaya. Tergantung dari porsi lu sendiri. Lu mau majuin trash metal ini maunya jadi seperti apa. Sekedar nunjukin diri sendiri atau mau memajukan trash metal.
Intinya jadilah diri lu sendiri, dan jadikan bermusik sebagai diri lu sendiri, hitam putih tu broh.


...


Oke, cukup sudah gue wawancarain nih orang. Gue harap artikel ini bisa ngasih inspirasi buat elu semua. Inti yang gue tangkep adalah, jalur trash metal itu bukan jalur musik sembarangan. Dan cuma orang-orang yang teguh dengan tujuannya yang pada akhirnya bisa menuai sukses. Salah satunya adalah, Zaini dan Speedkill nya.


Sebelum ditutup, jangan lupa nih liat dulu video terakhir mereka di klikklip.com. Kece-kece broh! 




Bonus : Semoga kita senantiasa dalam lindungan-Nya

Hari ini tanggal 29 Maret 2015 ini, gue berkesempatan untuk mendokumentasikan salah satu acara sosial yang menurut gue cukup asik dan keren. Adalah Mandaya Nusantara, komunitas yang bergerak di bidang sosial kemanusiaan yang kali ini mengadakan sebuah acara bertajuk "Aku Cinta Fauna". Acara ini diwujudkan untuk lebih mengenalkan anak-anak agar mereka dapat mengerti tentang alam baik itu flora maupun fauna.

Seperti yang gue bahas di posting sebelumnya, kebun binatang yang menyandang gelar sebagai kebun binatang termurah se-asia ini adalah tempat yang sangat tepat untuk memperkenalkan fauna khususnya mereka yang sudah terancam punah. Dan ini tentunya penting banget, supaya mereka bisa mengerti tentang sejumlah fauna mulai dari dimana habitatnya, cara berkembang biak hingga status kepunahannya.

Komunitas Mandaya yang berdomisili di Jakarta dan Bekasi ini tentunya sangat serius dalam mewujudkan acara sosial ini. Terbukti, sekitar +80 anak didik ikut serta dalam acara ini. Anak didik ini beberapa diantaranya berlatar belakang anak jalanan seperti pemulung, anak tukang ngamen, dan mereka yang mencari nafkah dijalanan lainnya. Wow, syuper sekali..


Oke. Skip skip dulu intronya..

Back to review.. Dengan jumlah relawan sebanyak +40 orang (ga termasuk gue ye, gue mah kang potret doang), untuk mengatur sekitar 80an anak didik yang berasal dari berbagai usia dan latar belakang tentunya menjadi sebuah tugas yang cukup berat. Belon apa-apa anaknya udah mencar, ngabur kesana kemari. Tapi untunglah, keseluruhan panitia dan relawan bekerja dengan cukup kompak. Jadi semuanya aman terkendali deh..

Ka may seneng benerrr kaya nya bisa maenin HT. hehehe

Mulai dari pagi sampe sekitar pukul 11.00, keseluruhan anak didik diajak berkeliling melihat fauna-fauna yang ada di kebun binatang ragunan ini. Anak-anak tentunya begitu antusias, bisa ngeliat secara langsung sejumlah fauna yang belom pernah mereka lihat sebelumnya.

Assek.. gayanya pada kece dah ye ni anak didik.
Salah satu yang sempet gue tanya-tanya adalah Gebi, anak didik satu ini ngerasa seneng banget bisa keliling disini. "Iya kak, seru banget tadi aku liat gajah, harimau, singa, ikan, musang, banyak deh.. pokonya". Hmm.. coba gue interview dan ni anak. "Kalo hewan yang kerennya apa coba menurut kamu?". Dijawab deh ama dia, "Yang paling keren gajah ka, soalnya dia bisa mandi sendiri".


Eh, emang gajah bisa mandi sendiri ye? kalah tu anak kosan -_-

"Iya kakak.. dia kan mandinya disemprotin pake belalainya..". Nah, baru nyadar dah tu gue. Ternyata ni bocah lebih ilmiah daripada daripada yang gue kira. hahaha.

Puas berjalan menikmati koleksi fauna, semua relawan dan anak didik kembali ke pendopo. Semuanya beristirahat dulu selama satu jam untuk makan lalu shalat dzuhur.
Setelah itu, acara kembali dilanjutkan. Kali ini sejumlah games telah disiapkan untuk menghibur anak didik. Games ini diantaranya adalah adu yel-yel antar kelompok, melanjutkan ayat serta hafalan surat Al-Qur'an. Anak didik tentunya semakin bersemangat mengikuti games ini.

Pecahhhhh brohh.. rame bangettt...
Dibantu oleh relawan yang ketjeh jetjeh, sejumlah yel-yel keren diadu tiap kelompok satu persatu. Ada yang keren, lucu, tapi ada yang absurd juga. Salah satunya adalah yel-yelnya kelompok 9. Kelompok yang dipimpin sama bang nugie ini sukses bikin anak-anak ngakak sekenceng kencengnya. Mengambil nada lagunya Sherina, "Dia pikirrr... dia yang paling hebat...". Eh, tu anak lupa kelanjutan yel-yelnya apaan. Alhasil mereka pun harus pasrah disuruh turun sama kelompok lain yang kejam-kejam ini. *hiks sedih.


Oya, pada penasaran ga sama foto-foto dokumentasinya? nih gue upload nih..







Setelah seluruh games selesai.. ga ketinggalan juga hadir sesosok motivator yang kece, Mas Angga dari Republiksosial.com. Motivator yang satu ini sukses mengobrak-abrik sisi emosional para anak didik serta relawan. Terbukti deh, pada awalnnya dia ngasih sejumlah cerita yang bermakna dengan sisipan humor yang konyol. Ehh.. begitu mendekati akhir, dia ngasih sejumlah renungan tentang orang tua, yang dengan sebegitu suksesnya bikin semua jadi berlinangan air mata. Ajibb..

I'm so... sad...
Salah satu yang gue kagumi dari sosok mas Angga ini adalah, ternyata doi berasal dari Kuningan. Kampung yang sama dengan tempat gue berasal. Wihh, keren kan. Kesannya orang kuningan tuh pada sukses gimaa gitu.. #Muehehehe

Sumpah, total pecaahhh banget nih mas angga..
Ga kerasa, waktu udah nunjukin pukul 4 lebih sekian menit. Pertanda acara telah memasuki penghujung dan gue harus mengakhiri artikel review singkat ini. Sebelum pulang, keseluruhan relawan ngumpul dulu buat sesi foto bersama. Tapi sayangnya dikarenakan batre kamera gue udah mendekati titik sakaratul maut, gue ga bisa ngikut mengabadikan momen spesial itu deh. Yah.. disitulah kadang saya merasa sedih..

Okey, sebelum menutup artikel ini, gue mau ngutip sebuah salam dari salah seorang relawan, Mas Arjun Rivai. Doi bilang, "Jangan pernah sisihkan mereka dari jalanan atau kerumunan. Karena disitulah dimana kita bisa mengukur tingkat sosial kita atau karakteristik kita yang dilihat oleh orang". Anak jalanan mungkin hampir sebelas dua belas sama anak kos. sama sama terpinggirkan. Tapi dibalik itu semua, mereka adalah salah satu penerus generasi bangsa. Jadi perlakukanlah mereka sebaik-baiknya karena ditangan merekalah bangsa ini kelak akan melangkah.


Bonus.. kumpulan aib. #hahaha #ketawajahat
Next PostNewer Posts Previous PostOlder Posts Home